A LITTLE THING ABOUT SUNNAH RASULULLAH:) ( Spesial Ramadhan 1434 )

Kamis, 11 Juli 2013

Dampak Puasa Ramadhan Bagi Orang Beriman Dan Bagi Orang Merugi


Oleh                   :     Ustadz Ali Subana Lc. Hafidzahullahu ta'ala
Materi / Tempat  :     Bulan Ramadhan membawa perubahan / Masjid Al Mu'min Perum. Dk.Zamrud Bekasi


Alhamdulillah wassholatu wassalam'ala nabiyyina muhammad shalallahu'alaihi wa'ala alihi wa'ashabihi ajma'in
Assalamu'alaikum warahmatullah akhal islam rahimakumullah,

Bulan Ramadhan atau Bulan Puasa merupakan bulan yang membawa banyak perubahan baik dari sisi keruhanian dan juga jasmani bagi umat muslim.
Banyak dari masyarakat kita tatkala datang Bulan Puasa ini mulai menjadi pribadi yang lebih khusyuk dan bersahaja, maka ini disebut perubahan secara ruhaniyah
Dan juga tatkala datang Bulan Puasa ini orang-orang yang jarang atau tidak pernah berpakaian muslim akhirnya memakai pakaian muslim seperti baju koko dan yang jarang pakai sarung atau tidak pernah pakai sarung akhirnya pakai sarung
Juga yang tadinya tidak pernah ke masjid pun akhirnya datang ke masjid untuk shalat.
Inilah kemuliaan Bulan Ramadhan yang diberkahi Allah Azza wa Jalla.
Allah subhanahuwata'ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183)

Berdasarkan Firman Allah ta'ala jelaslah bahwa tujuan dari berpuasa ialah "la'allakum tattaquun..." supaya kita menjadi orang yang bertaqwa / Muttaqin

Maka dari itu puasa yang kita jalani tentunya akan menhasilkan ketaqwaan bilamana dijalankan dengan menjalani Syari'at-syari'at Allah ta'ala berdasarkan Sunnah-sunnah yang dicontohkan Rasulullah Shalallahu'alaihiwasallam dan menjauhi segala larangan-larangan yang Allah ta'ala dan RasulNya larang.

Namun sebaliknya, Puasa yang kita jalani justru akan berdampak sebaliknya bilamana tidak sesuai dengan Syari'at-syari'at Allah ta'ala yang telah dipancangkan berdasarkan Sunnah-sunnah yang dicontohkan Rasulullah

Hal ini dapat disimpulkan dengan perumpamaan yang mudah, yaitu perumpamaan kepada mahkluk ciptaan Allah Jalla wa 'ala yang juga suka berpuasa yaitu Ulat & Ular

1. Puasa Ulat

Ulat pun berpuasa, tatkala ulat hendak berpuasa ulat akan makan yang banyak. Ulat begitu rakus memakan dedaunan yang rindang dan hijau sampai-sampai pemilik pohon pun dibuatnya kesal karena kelakuannya.
Setelah makan akhirnya ulat pun memulai puasanya, dia membuat kepompong dan bertahan di dalamnya tanpa makan dan minum. Dan setelah tiba waktunya ulat pun keluar dari kepompongnya, namun kali ini ulat keluar dari kepompongnya dengan wujud yang berbeda. Yang tadinya ulat ini jalannya lelet sekarang dia menjadi lincah dan bisa terbang. Yang tadinya badannya gendut dan tak enak di lihat sekarang menjadi indah dan sangat cantik warnanya. Bahkan sekarang dia lebih bermanfaat untuk kelangsungan Penyerbukan bunga dll. Subhanallah..

2. Puasa Ular

Ular juga berpuasa, akan tetapi ular lebih rakus saat mau berpuasa. Dia makan satu kambing sekaligus, dan setelah kenyang dia masuk ke lubangnya/sarangnya. Sampai berbulan-bulan ular tidak makan dan minum. Namun apa hasilnya? begitu ular keluar dari lubang/sarangnya dia tidak berubah, dia cuma menyisakan sedikit perubahannya yaitu berganti kulit. Ular tetap saja ular, wataknya pun tidak berubah.Na'udzubillahi mindzalik

Dari perumpaan di atas ada beberapa faedah :

1. Puasa Ulat : Orang yang berpuasa dengan penuh ketakwaan dan disertai dengan keta'atan-keta'atan yang kontiniu dan hal ini berlanjut sampai dengan lepasnya Bulan Ramadhan dan sampai seterusnya. Inilah oran-orang yang Insya Allah memperoleh gelar Al Muttaqiin

2. Puasa Ular : Adapun Puasa Ular adalah orang yang berpuasa dengan mengikuti ketakwaan karena terbawa oleh suasana atau bisa disebut hanya hendak bertakwa di Bulan Ramadhan saja. Maka selepas dari Ramadhan lepas juga bersamanya ketakwaan dan orang-orang seperti ini termasuk orang-orang yang muflis (bangkrut)
Dan yang seperti kita tahu tentang ini bahwa saat bulan puasa orang-orang pun pada memakai baju muslim, kopiah, sarung dan saat selepas Bulan Ramadhan maka lepas juga Pakaian muslimnya
Dan begitu masuknya Bulan Ramadhan orang pun berbondong-bondong shalat di masjid, namun ketika Bulan Ramadhan hendak selesai maka orang juga berbondong-bondong meninggalkan masjid. Dan menjadi ramai tempat yang lain di malam-malam terakhir yaitu Mall/tempat belanja.

Kita berdoa kepada Allah Ta'ala semoga kita dijadikan orang-orang yang bertakwa kepada Allah di Bulan yang penuh berkah ini sampai dengan selepas Bulan Ramadhan dan sampai dengan seterusnya.Aamiin

Subhanaka Allahumma Wabihamdika Asyhaduallahailla anta astaghfiruka wa atubu ilaik
Wassholatuwassallam'ala Rasulilah
Wassalamu'alaikum Warahmatullahiwabarakatuh akhal islam

Penulis : Muhammad Adhimas Raka ( Dengan sedikit pengembangan )
Selasa 3 Ramadhan 1434 / 11 Juli 2013
Ceramah Singkat ba'da Shalat Tarawi Masjid Al Mu'min Perum.Dk.Dzamrud Bekasi

0 komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Ta'lim ONline

Twitter Portal

Twitter Updates

Quam un skeptic

Nostrum and exerci
Delete this widget in your dashboard. This is just an example.

Samged familie

Nostrum and exerci
Delete this widget in your dashboard. This is just an example.

Faucibus tincidunt

Nostrum and exerci
Delete this widget in your dashboard. This is just an example.